“Another Time, Another Place”

“Nggak perlu lama kok untuk mengerti seseorang,” aku mencoba menjelaskan sambil tersenyum.

Kapan terakhir kali aku berani sespontan dan segila malam ini? Kapan terakhir kali aku merasa aman dan senyaman ini?

“Ternyata hati nggak sebodoh apa yang orang-orang yakini selama ini. Hati nggak sebodoh itu.”

Lalu, senyum berbalas senyum.

Tahu sama-sama tahu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s